Sunday, May 20, 2007

Yogyakarta - A Piece of Memory...



Akhir pekan merupakan saat yang biasanya paling menyenangkan. Apalagi bila long weekend, mungkin anda dan pasangan berencana untuk bersantai di luar kota tetapi bingung mau kemana?


Bagi anda yang suka travelling dengan pasangan anda, mungkin Spartacus International Gay Guide - sebuah buku panduan perjalanan (lihat gambar bawah), bisa sangat membantu. Buku ini memuat informasi tempat-tempat wisata yang "gay-friendly" di seluruh dunia dan disusun menurut nama negara secara alfabetik. Data yang dicantumkan meliputi hotel, bar, sauna gay, pantai, self-help group, dan nomor hotlines AIDS. Saat ini buku yang edisinya terbit tiap tahun tersebut memuat 22.000 tujuan wisata dari 160 negara. Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1970 oleh John D.Stamford.


Salah satu hotel yang direkomendasikan oleh Spartacus International Gay Guide adalah "Dusun Jogja Village Inn" di kota Yogyakarta. Ini adalah boutique hotel yang berlokasi di jalan Menukan - 20 menit dengan berkendara mobil dari bandara Adi Sucipto. Letaknya cukup strategis dan dekat dengan berbagai obyek wisata, seperti Keraton Sultan (10 menit perjalanan), Candi Prambanan (30 menit perjalanan), dan Candi Borobudur (45 menit perjalanan). Hotel yang "gay-friendly" ini mempunyai interior dan eksterior yang bernuansa kental Jawa nan romantis. Terdapat 5 tipe kamar yaitu standard (2 rooms), superior (2 rooms), deluxe (16 rooms) - lihat gambar atas dan tengah, VIP (3 rooms), dan suite (1 room). Sebagian besar kamar dilengkapi dengan teras pribadi/balkon, bathtub dengan shower, AC dan kipas angin, telepon, Soko bar, dan minibar. Selain itu terdapat fasilitas kolam renang air asin, taman tropis, perpustakaan, art shop, nightly movies, Joglo open air dining pavilion, dan business centre. Layanan check-in bisa dilakukan 24 jam, dokter on call, serta antar-jemput dari dan ke bandara. Dengan budget antara Rp.375.000 sampai Rp.860.000 per kamar per hari, kita bisa menikmati kenyamanan, ketenangan, dan pelayanan yang ramah khas Yogya.


Bagi anda yang berlibur bersama pasangan anda, tidak ada salahnya untuk mencoba "Honeymoon Retreat Package". Paket ini selama 3 hari dan 2 malam di suite room (Rp.2,5 juta) atau di deluxe room (Rp.2 juta). Anda dan pasangan anda akan mendapatkan layanan antar jemput dari dan ke bandara, sekeranjang buah segar saat kedatangan, sebotol champagne atau wine, makan pagi dengan menu sesuai selera, teh hangat tiap sore, satu kali candle light dinner untuk dua orang, tur ke desa dengan andong/delman, shuttle ke Malioboro, pijat tradisional untuk 2 orang, foto kenangan, dan suvenir yang eksotis. Hmm...lumayan murah ya!


Kekasih...
Di Gejayan...
Suara gamelan lamat-lamat mengalun
Diselingi alunan suara sinden yang menyayat hati
Menembangkan kidung Asmaradhana
Tentang dua insan yang dirundung cinta
Masih ingatkah?


Kekasih...
Di Borobudur...
Sejuta lilin yang menyala
Menerangi malam festival yang beranjak
Ditimpali rapal doa biksu dan biksuni
Aku pun berdoa
Untuk ketulusan cinta kita
Masih ingatkah?


Kekasih...
Di Malioboro...
Makanan lezat memanjakan perut
Musik jalanan melenakan telinga
Hati kita berpaut semakin dalam
Dalam kebersamaan rasa
Masih ingatkah?


"Sampai jumpa di Jakarta, Mas, aku sayang kamu"...
Di bandara Adi Sucipto...
Suaramu lirih terucap
Saat perpisahan itu datang
Kebersamaan kita kali terakhir
Burung besi itu membawamu terbang
Meluluh-lantakkan tiga hari kenangan
Kekasih...
Dimanakah engkau kini?

A sweet song by KLA Project about unforgettable Yogyakarta city.....

















video