Friday, February 23, 2007

Cum Juice - Juice of Life...





Pernah mendengar istilah semen? Dalam dunia kedokteran istilah semen sama sekali tidak ada hubungannya dengan bahan bangunan untuk membuat rumah, namun semen (= cairan mani dalam bahasa Indonesia, cum juice dalam istilah slang bahasa Inggris) adalah cairan organik yang biasanya mengandung sel-sel sperma/spermatozoa. Semen disekresikan oleh gonad/kelenjar-kelenjar seksual dan organ-organ seksual lainnya pada seorang pria. Proses pengeluaran semen disebut ejakulasi (lihat gambar bawah).

Semen terdiri dari dua komponen, yaitu spermatozoa dan seminal plasma. Spermatozoa dihasilkan oleh kelenjar testis (lihat gambar atas), sedangkan seminal plasma diproduksi oleh seminal vesicle (65% - 75%), prostat (25% - 30%), dan kelenjar bulbouretra (< 1%). Seminal plasma menyediakan makanan/nutrisi dan medium perlindungan bagi spermatozoa. Aroma dan rasa semen (pernah mencicipi rasa cairan mani?) disebabkan oleh basic amine yang terkandung dalam semen, yaitu putrescine, spermine, spermidine, dan cadaverine. Komponen-komponen lain yang terkandung di dalam semen adalah asam amino, sitrat, enzim-enzim, flavin, fruktosa (sebagai sumber energi utama bagi spermatozoa), fosforilkolin, prostaglandin, protein, vitamin C, fosfatase asam, fibrinolisin, prostate specific antigen (PSA), zinc (berfungsi untuk mencegah fragilitas spermatozoa/mencegah kemandulan), galaktosa, dan mukus.

Setiap kali ejakulasi, dilepaskan sekitar 200 juta - 500 juta spermatozoa (angka yang fantastis!). Tiap kali semprotan saat ejakulasi mempunyai volume 2 ml atau lebih dan pH 7,2 - 8,0. Semen yang normal berwarna putih, kadang-kadang keabu-abuan atau kekuningan. Bila semen berwarna merah muda atau kemerahan, itu menandakan adanya radang, infeksi, atau cedera pada saluran reproduksi pria, segeralah periksa ke dokter! Konsistensi semen sesaat setelah ejakulasi adalah lengket - seperti jeli, kemudian dalam 5 - 40 menit akan menjadi encer atau berair sebelum akhirnya mengering.

Semen dari pria yang sehat tidak berbahaya, namun semen dari pria yang mengidap penyakit menukar seksual - termasuk HIV, adalah berbahaya karena mengandung bibit penyakit tersebut. Kadang-kadang seseorang bisa mengalami reaksi alergi terhadap cairan semen dari partner seksualnya. Keadaan ini dinamakan "Human seminal plasma hypersensitivity". Gejalanya bisa lokal maupun sistemik. Gejala lokal berupa gatal di daerah vagina (pada hubungan seks vaginal) atau di anus (pada hubungan seks anal), kemerahan, bengkak, atau lepuh-lepuh yang timbul dalam 30 menit setelah kontak. Pada keadaan yang lebih berat timbul gejala sistemik seperti gatal di seluruh tubuh dan sesak napas.

Di dalam teori Chi Kung, keluarnya semen pada saat ejakulasi berarti keluarnya bentuk energi yang disebut "jing", sehingga tindakan masturbasi dianggap sebagai "Energy Suicide". Terdapat peribahasa Cina: "Yi di jing, shi di xue" (setetes cairan mani setara dengan sepuluh tetes darah). Dalam kebudayaan suku Etoro di Papua New Guinea, semen dipandang sebagai perangkat maskulinitas, sehingga para remaja pria harus mengulum dan menghisap penis orang dewasa dan menelan cairan semennya untuk mencapai kematangan seksual yang sejati. Perilaku ini berperan besar dalam suburnya homoseksualitas aktif pada suku tersebut.

Di dalam agama Budha, Daoist, dan Hindu semen dinilai sebagai konstituen yang sangat penting dalam fisiologi manusia. Dalam Alkitab, embun yang menyuburkan bumi dianggap sebagai metafora dari semen, yang konteksnya bisa ditemukan dalam Amsal Salomo 5:2 dan Mazmur 110:3.

Di dalam karya seni populer, penggambaran semen masih dianggap sebagai hal yang tabu. Fotografer Andres Serrano adalah salah satu figur yang kontroversial karena sering menggambarkan semen dan cairan tubuh lainnya dalam karya-karyanya, seperti karyanya yang berjudul "Frozen Sperm II" (lihat gambar tengah). Banyak kritikus yang menilainya sebagai seniman dengan karya yang offensive. Industri film Hollywood pun tak lepas dari penggambaran cairan semen dalam beberapa filmnya, seperti There's Something About Mary (1998), American Pie (1999), Scary Movie (2000), National Lampoon's Van Wilder (2002), dan Jackass Number Two (2006).

0 Comments:

Post a Comment

<< Home