Friday, January 19, 2007

Mr.Gay International




Kita tentu sudah tidak asing dengan ajang-ajang kontes pageant seperti Miss Universe, Miss World, atau Manhunt International. Tapi pernahkah Anda mendengar ajang Mr.Gay International?
Pada tanggal 28 Oktober 2006 di Palm Spring California, USA, dilangsungkan ajang pemilihan Mr.Gay International. Ajang kontes pageant yang dipandu oleh komedian Bruce Vilanch ini diikuti oleh kontestan dari seluruh dunia, bahkan dari negara-negara yang sangat menentang homoseksualisme, seperti Vatican, Iran, Israel, dan Maroko.
Akhirnya kontestan dari Israel, Nathan Shaked (gambar kanan bawah) - terpilih sebagai Mr.Gay International 2006, dan berhak atas hadiah kontrak modelling serta perjalanan wisata ke Karibia dan Puerto Vallarta. Nathan Shaked yang dilahirkan di Israel pada tanggal 16 Mei 1969 adalah seorang sarjana hukum dari Brunel University di London. Pemuda dengan tinggi badan 187 cm dan berat badan 83 kg ini adalah pemilik serangkaian klub kebugaran (www.great-shape.co.il). Runner-up pertama diraih oleh kontestan dari USA, Grant Ermis, sedangkan runner-up kedua dianugerahkan kepada kontestan Belanda, Joep Mesman.
Dari wilayah Asia Tenggara, kontestan dari Filipina, Robert Tarroza Stewart (gambar tengah) berhasil meraih predikat sebagai Mr.Congeniality. Pemuda yang dilahirkan di Topeka Kansas pada tanggal 11 Januari 1970 ini adalah professional international commercial model. Pemuda yang bertinggi badan 180 cm dan berat badan 71 kg ini berniat untuk mengundurkan diri dari dunia modelling 5 tahun depan untuk berkonsentrasi pada cita-cita mulianya, yaitu untuk membantu remaja dan pemuda gay yang berkekurangan di negara-negara miskin yang selalu menjadi pusat cemoohan dan kekerasan. "Semoga di dalam 5 tahun mendatang, saya telah mempunyai cukup dana untuk mengoperasikan suatu pusat dukungan bagi remaja dan pemuda yang mengalami tekanan dan kekerasan seperti itu, sehingga mereka belajar untuk memahami bahwa kaum gay di dalam masyarakat seharusnya tidak boleh dianggap sebagai beban masyarakat, tetapi lebih sebagai aset," kata Robert. Tak heran bila gelar Mr.Congeniality dianugerahkan pada pemuda bervisi besar ini.
Menariknya, beberapa kontestan yang berasal dari negara-negara yang sangat "konservatif" bisa dianggap mengambil sebuah keputusan besar di dalam hidup mereka dengan mengikuti ajang ini. Seperti Shakir Badar (gambar kanan atas) - kontestan dari Maroko, yang mengatakan,"Homoseksualitas tidak diterima secara umum di negara asal saya. Apa yang saya harapkan untuk raih adalah kontribusi saya akan menimbulkan penerimaan masyarakat terhadap homoseksualitas sebagai identitas." Shakir adalah pemuda belia yang lahir di Tanger Maroko pada tanggal 22 April 1986 dan sedang menekuni bidang psikologi di sebuah universitas. Gelar-gelar lainnya, seperti Mr.Popularity diraih oleh kontestan dari Hungaria sedangkan Mr.Fitness disabet oleh kontestan dari Australia.
"The winner will serve as a spokesman to raise the visibility of gay men, confront homophobia, and create a positive role model in his travels around the world." ( Don Spradlin - Producer of the event )

See clip of Mr.Gay International 2008 event in Los Angeles, USA....






video

2 Comments:

Anonymous Derica said...

Well written article.

6:53 AM  
Blogger Are you my soulmate? said...

Thanks for your comment

4:17 PM  

Post a Comment

<< Home