Saturday, November 25, 2006

Tom Bianchi - When Eroticism and Art Unite...





"The artist who understands the craft of recording an instant knows that a person, a body, is capable of manifesting an inifinite universe of attitude, gesture, and proportion. The artist has this entire universe of possibility from which to choose. When someone I have photographed says to me, "I can't believe how beautiful you made me look," I say,"No. What you mean is you can't believe that you possess the beauty I found in you. Get over it." ( Tom Bianchi )
Tom Bianchi (lihat foto kanan bawah) adalah salah seorang dari sedikit fotografer kelas dunia yang mampu menggabungkan keindahan fisik dan ekspresi bahasa tubuh secara proporsional di dalam karya fotografi. Karya-karyanya sangat mencengangkan - erotisme yang muncul tidak berkesan "murahan", namun secara apik melebur di dalam keindahan ketelanjangan yang artistik.
Tom Bianchi dilahirkan di Oak Park, Illinois Amerika Serikat, beberapa hari sebelum bom atom dijatuhkan di Jepang pada Perang Dunia II tahun 1945. Menurut Tom, sejak kecil orang tuanya menginginkan dirinya menjadi seorang lawyer. Tom Bianchi memperoleh gelar BA di dalam ilmu politik dari University of New Mexico, dilanjutkan kemudian dengan diraihnya gelar sarjana hukum dari Northwestern University. Di awal karirnya, Tom pernah menjadi penasehat hukum untuk Columbia Pictures di New York selama lima tahun serta pengacara di firma hukum Wasp, Wasp, and Wasp di Chicago. Namun, jiwa seninya yang penuh dengan passion dan kreativitas membuatnya meninggalkan profesi lawyer dan menjadi seniman. Tom kemudian pindah ke Los Angeles bersama kekasihnya - David. Di Los Angeles Tom mengadakan pameran-pameran, dan dari pameran itu dia mendapatkan komisi dari korporasi. Kekasih Tom- David, meninggal dunia karena AIDS pada tahun 1988. Kematian David menginspirasi Tom untuk membuat beberapa pahatan, lukisan, dan foto yang bertema gay untuk menyuarakan keberadaan kaumnya. Sampai kemudian seorang teman Tom yang juga merupakan art dealer tertarik pada foto-foto karya Tom. Foto-foto itu kemudian dikumpulkan dan dipublikasikan melalui bukunya yang pertama, berjudul "Out of The Studio" (1991). Buku itu menjadi best-seller dan Tom menandatangani multi-book contract dengan St.Martin's Press di New York.
Meskipun didiagnosis mengidap HIV, namun Tom Bianchi masih bertahan hingga kini, malahan karya-karya fotografinya sudah terkumpul di lebih dari 10 buku, di antaranya berjudul Defense of Beauty, Men I've Loved, In The Studio, dan On The Couch (jilid I - III). Tom juga dikenal sebagai donatur untuk penelitian dan pengembangan terapi AIDS melalui FDA (sejenis Badan Pengawasan Obat dan Makanan di Amerika Serikat). Selain memahat, melukis, dan membuat foto seni, Tom juga pernah membuat film pendek berjudul The Pool. Saat ini, Tom Bianchi juga menjabat sebagai vice president CytoDyn - sebuah perusahaan bioteknologi yang mengembangkan terapi terhadap infeksi HIV.
How Tom Bianchi works ? See photography session on bodybuilders in a park by the maestro....



video

0 Comments:

Post a Comment

<< Home