Thursday, November 02, 2006

Freedom of Athens


Harmodius (530 SM - 514 SM) dan Aristogeiton (550 SM - 514 SM) adalah sepasang kekasih yang dijuluki "pembebas" (liberator) dan menjadi pahlawan dalam sejarah Athena karena menggulingkan kekuasaan tirani keluarga Peisistratid.

Bermula dari kekuasaan Peisistratus sejak tahun 561 SM dan mendirikan rezim yang radikal - walaupun pada kenyataannya Peisistratus berhasil menjadikan Athena makmur dan berpengaruh, namun sejak Peisistratus wafat dan kekuasaan beralih pada kedua anaknya, Hippias dan Hipparchus, popularitas keluarga ini makin menurun akibat Hippias dan Hipparchus sering menyalahgunakan kekuasaannya.
Menurut ahli sejarah Thucydides, Hipparchus yang sebenarnya mengetahui bahwa Harmodius dan Aristogeiton adalah sepasang kekasih, sengaja ingin merebut Harmodius yang muda dan tampan dari Aristogeiton. Hubungan asmara dan hubungan seksual antara dua orang pria adalah hal yang lazim serta diperbolehkan di Athena dan kota-kota Yunani lainnya. Upaya Hipparchus untuk merebut kekasih Aristogeiton adalah pelanggaran norma sosial yang berlaku saat itu, apalagi Aristogeiton adalah anggota salah satu keluarga bangsawan terhormat di Athena.

Harmodius menolak mentah-mentah cinta Hipparchus dan dia pun melaporkan kejadian tersebut pada kekasihnya, Aristogeiton. Hipparchus sakit hati dan menyimpan dendam akibat penolakan itu. Pada waktu festival Panathenaea, Hipparchus mendiskualifikasi adik perempuan Harmodius sehingga tidak boleh membawa keranjang persembahan. Hipparchus membuat alasan bahwa adik Harmodius sudah tidak suci / perawan lagi. Fitnah ini merupakan serangan fatal terhadap kehormatan keluarga Harmodius. Akhirnya Harmodius bersepakat dengan Aristogeiton untuk membunuh Hippias dan Hipparchus, yang berdampak pada kejatuhan kekuasaan tirani keluarga Peisistratid.

Tokoh Harmodius dan Aristogeiton dipuja sebagai pahlawan yang berperan di dalam kemerdekaan Athena. Julukan bagi mereka adalah "Eleutherioi" (liberator) dan "Tyrannophonoi" (tyrannicides). Keturunan Harmodius dan Aristogeiton kemudian diberi hak-hak istimewa, yaitu hak "Sitesis" (makan dan minum atas biaya masyarakat Athena di balai kota), "Aleteia" (dibebaskan dari tugas-tugas tertentu keagamaan), dan "Proedria" (tempat duduk di barisan depan di dalam teater).

Callistratus - seorang penyair Athena menciptakan himne sebagai penghormatan kepada sepasang kekasih itu. Lagu penghormatan ini telah diterjemahkan oleh beberapa penyair modern, salah satunya adalah Edgar Allan Poe yang menulis komposisinya pada tahun 1827.

Wreathed in myrtle, my sword I'll conceal
Like those champions devoted and brave,
When they plunged in the tyrant their steel,
And to Athens deliverance gave

Beloved heroes! Your deathless souls roam
In the joy breathing isles of the blest;
Where the mighty of old have their home
Where Achilles and Diomed rest

In fresh myrtle my blade I'll entwine,
Like Harmodius, the gallant and good,
When he made at the tutelar shrine
A libation of Tyranny's blood

Ye deliverers of Athens from shame!
Ye avengers of Liberty's wrongs!
Endless ages shall cherish your fame,
Embalmed in their echoing songs!

0 Comments:

Post a Comment

<< Home