Monday, October 30, 2006

A Trip To Patpong...
















Pernah berkunjung ke Bangkok?

Di Bangkok - Thailand, ada distrik yang bernama Patpong ("Phatphong" dalam bahasa Thai) yang merupakan wilayah pusat hiburan di Bangkok. Namun, di kalangan turis asing dan ekspatriat, distrik ini dikenal sebagai "distrik lampu merah", yang merupakan jantung industri wisata seks di Bangkok. Di Patpong juga terdapat pasar malam yang selalu ramai dikunjungi turis. Patpong dilalui oleh SkyTrain dari Sala Daeng Station dan Mass Rapid Transit Bangkok Metro dari Si Lom Station. Distrik Patpong bersebelahan dengan Silom Road dan Surawong Road. Di Patpong bertebaran bar-bar yang menampilkan pertunjukan penaris erotis (go-go bar), pria maupun wanita. Para penari - bahkan juga pelayan barnya, biasanya boleh dibawa keluar untuk kencan oleh pengunjung bar, setelah membayar sejumlah uang pada mucikari. Beberapa papan iklan di Patpong, yang menawarkan jasa pijat sebetulnya adalah rumah bordil terselubung, bahkan ada beberapa tempat prostitusi yang dikenal dengan "blowjob bars" menawarkan oral seks pada pengunjungnya. Pilihan bar di Patpong pun beragam. Bar "King's Corner" misalnya, mempunyai staf yang sebagian adalah kaum trans-sexual yang telah menjalani operasi ganti kelamin. Juga ada bar-bar untuk kaum gay, baik pub gay tradisional - seperti "Telephone" dan "The Balcony", maupun yang berupa go-go bar (terutama terletak di Surawong Road).

Nama Patpong berasal dari nama keluarga Patpongpanit yang pertama kali menjadi pemilik daerah itu. Mereka adalah imigran dari Hainan - Cina, yang membeli area itu pada tahun 1946. Saat ini Patpong berkompetisi sengit dengan daerah-daerah pusat hiburan lainnya di Bangkok, seperti Nana Plaza dan Soi Cowboy, tetapi Patpong adalah satu-satunya daerah pusat hiburan resmi yang disahkan melalui peraturan pemerintah Thailand pada tahun 2004. Sehingga keberadaannya diperkirakan masih akan bertahan sampai bertahun-tahun ke depan.

Beberapa film dan drama televisi terkenal memakai wilayah Patpong di dalam setting-nya. Misalnya saja film yang dibintangi Robert De Niro, The Deer Hunter - yang juga meraih Academy Award sebagai Best Picture, film musikal populer Miss Saigon, dan drama televisi Baraka - yang mengambil beberapa adegan penari erotis di Patpong.

Kala malam telah datang...
Geliat nafsu manusia kian menggantung,
Ditimpali dentuman musik dan gemerlap cahaya,
Semuanya terbuai, mabuk, dan terlena...
Memasuki dunia utopia
Itukah surga...?

Watch a wild wild nightlife in a gay bar in Patpong.....! Can you resist....?

video

3 Comments:

Blogger sonny_chambari said...

malem mas.
ini penulusuran terakhir ya,berarti udah ke thailand donk?
seru nggak sieh?
thank,setidaknya aku udh banyak tau dan pengalaman dari blog mas.thank alot.setiap akhir cerita selalu di isi dengan puisi kamu,romantis.moga kamu jadi best man populer berikutnya,amien. oh ya,jgn kasih backgroung gelap donk untuk tulisan merah,bacanya susah.
sukses selalu ya mas.take care GBU

9:17 AM  
Blogger arieKU said...

terus berkarya ya

9:23 AM  
Blogger Are you my soulmate? said...

Dear Sonny and Arie,
Terimakasih utk support kalian.
Sonny, semoga saja aku bisa menjadi penulis yg baik seperti yg kamu doakan. GBU too!

6:29 AM  

Post a Comment

<< Home