Thursday, October 26, 2006

Narcissism to Punish...





Pernah dengar istilah narsist, narsisistik, atau narsisisme ?

  • Istilah narsisisme pertama kali diperkenalkan oleh Sigmund Freud - dokter dan psikiater terkenal dari Jerman, yang diartikan sebagai ciri karakter seseorang yang memuja dan mengagumi diri sendiri, egosentris, senang merendahkan orang lain, dan kesombongan yang berlebihan. Pada keadaan patologis, menimbulkan gangguan kepribadian yang dinamakan Narcissistic Personality Disorder. Narcissistic Personality Inventory (NPI) menggolongkan narsisisme menjadi 7 komponen :
  • Superiority (merasa lebih dari orang lain dalam segala hal)
  • Exhibitionism (suka memamerkan sesuatu pada dirinya pada orang lain)
  • Entitlement (pemberian julukan atau predikat untuk dirinya sendiri dan orang lain)
  • Vanity (kesombongan/kecongkakan)
  • Authority (keberwenangan dan penguasaan atas orang lain)
  • Exploiteveness (memanfaatkan orang lain demi kepentingan dan kepuasan diri sendiri)
  • Self-sufficiency (pengaguman dan penghargaan pada diri sendiri)

Istilah narsisisme sebenarnya berasal dari tokoh mitologi Yunani, "Narcissus". Narcissus adalah seorang pemuda yang begitu tampan sehingga setiap gadis dan bahkan pemuda lain yang melihatnya akan jatuh cinta padanya. Namun Narcissus tidak memiliki hati dan cinta. Suatu hari, Echo - Peri Gunung, bertemu Narcissus dan langsung jatuh hati pada pemuda itu. Echo pun menyatakan cintanya pada Narcissus, tetapi seperti yang biasa dilakukan pada yg lainnya, Narcissus menolak cinta peri itu. Echo sangat patah hati sampai-sampai memohon kematian pada Aphrodite - Dewi Cinta, Nafsu, dan Kecantikan. Aphrodite pun mengabulkan permohonan peri itu. Akhirnya Nemesis - Dewi Pembalasan, mengutuk Narcissus sehingga pemuda itu jatuh cinta pada pantulan bayangannya sendiri di atas air. Akhirnya Narcissus pun mati patah hati karenanya dan jiwanya dibawa ke Dunia Kematian. Di situ Narcissus dihukum selama-lamanya dengan terus memandangi pantulan bayangannya di Sungai Styx.

Ketampanan, kecantikan, masa muda, kekayaan... Bukankah semuanya akan berlalu, Bagaikan bunga mekar di pagi hari, layu seiring terbenamnya mentari. Kala pekat malam telah berkuasa, hanya ratap tangis dan penyesalan yang ada...

View a short movie inspired by story of Narcissus....


video

0 Comments:

Post a Comment

<< Home