Monday, October 09, 2006

Healthy Loving & HIV positive ~ are you at risk ?

"Health is a state of complete physical, mental, and social well-being
and not merely the absence of disease or infirmity"
"AIDS adalah salah satu epidemi yang paling destruktif yang tercatat dalam sejarah"
Miguel menggenggam erat jemari Andrew yang begitu kurus dan rapuh, tinggal tulang terbungkus kulit, tubuhnya pun seakan kelopak mawar yang telah layu dan kering. Selang infus menancap erat di pergelangan tangannya, di hidungnya melekat erat selang oksigen untuk menyambung nafasnya. Namun, sinar matanya masih nampak memperlihatkan kebahagiaan walaupun telah meredup. Andrew bahagia karena Miguel- kekasihnya, tetap setia mendampinginya di rumah sakit tempat dia dirawat sekarang ini. Joe - pengacaranya pun terlihat berdiri mematung dengan pandangan sayu. Ayah dan ibunya juga ada di dekat ranjang tempat Andrew terbaring sambil memandangi wajah anak yang mereka sayangi, berusaha tegar walaupun sulit. "Aku bahagia hidup di tengah orang-orang yang mengasihiku..." kata Andrew dengan lirih, "Sekarang aku sudah siap...meninggalkan kalian semua..." sambungnya. Airmata Miguel tak kuasa terbendung lagi, ibunya menangis tersedu di pelukan ayahnya. "Selamat jalan Andy...aku berjanji akan selalu mencintaimu seumur hidupku," isak Miguel. Dan dengan helaan napas terakhir, Andrew melepaskan hidupnya dengan kedamaian, dikelilingi orang-orang yang sangat dikasihinya. AIDS telah menjemputnya menuju alam keabadian...
------------------------------------------------------------------------------------End
Apa sih AIDS itu?
AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) adalah kumpulan gejala dan infeksi pada tubuh manusia akibat rusaknya sistem kekebalan tubuh karena infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV).
Bagaimana seseorang bisa terinfeksi HIV?
Ada beberapa cara penularan virus HIV :
1. Melalui hubungan seksual yang tidak aman dengan orang yang beresiko.
mis. Berhubungan seks tanpa kondom dengan wanita/pria tuna susila atau orang yang suka
berganti-ganti pasangan.
2. Melalui pemakaian jarum suntik yang tidak steril / terkontaminasi.
mis. Pada pengguna narkoba suntikan.
3. Kontak langsung mukosa atau aliran darah dengan cairan tubuh yang mengandung HIV
(darah, cairan sperma, cairan vagina, cairan pre-cum, dan air susu).
mis. Melakukan oral seks di saat kondisi mulut kita sedang bermasalah, seperti sariawan
atau gigi berlubang.
4. Melalui transfusi darah yang terkontaminasi HIV.
5. Ditularkan dari ibu hamil pada janin yg dikandungnya, pada saat persalinan, atau menyusui.
Tahun lalu saya berhubungan seks dengan seorang gigolo tanpa kondom, tapi sampai saat ini saya sehat-sehat saja tuh...?!
Masa inkubasi dari mula terinfeksi HIV sampai timbul gejala-gejala AIDS sangat panjang, rata-rata 9 - 10 tahun, jadi bukan berarti anda "aman", karena bisa saja kamu sudah terinfeksi HIV, dan hanya menunggu waktu untuk menjadi AIDS.
Bagaimana gejala-gejala AIDS ?
Gejala-gejala AIDS timbul karena ambruknya kekebalan tubuh, sehingga tubuh tidak mampu lagi melawan infeksi bakteri, jamur, parasit, dan virus lain yang sebenarnya bisa dilawan oleh pertahanan tubuh sendiri pada orang yang sehat (opportunistic infection). Gejala-gejalanya biasanya berupa :
- gejala umum / sistemik : demam atau panas, berkeringat (terutama malam hari), pembesaran
kelenjar getah bening, menggigil atau meriang, tubuh terasa lemah, dan penurunan berat
badan.
- gejala di paru-paru : timbul pneumonia (radang paru-paru) akibat infeksi Pneumocystis
jiroveci (Pneumocystis carinii) atau tuberkulosis (TBC), dengan gejala antara lain batuk, sesak
napas, dan demam.
- gejala di saluran pencernaan : infeksi esofagus oleh jamur Candida atau virus Herpes simplex 1
atau Cytomegalovirus, dengan gejala sulit dan sakit menelan serta demam; diare kronik akibat
infeksi bakteri (Salmonella, Shigella, Listeria, Campylobacter, atau Escherichia coli), parasit,
virus (CMV), cryptosporidium, Mycobacterium avium complex (MAC), dll.
- gejala di susunan saraf pusat : infeksi selaput otak oleh Cryptococcus dengan gejala demam,
sakit kepala, keletihan, mual dan muntah, bingung, dan kejang; AIDS dementia complex
dengan gejala gangguan kognitif, perilaku, dan motorik; dll.
- gejala tumor ganas : kanker kulit (Kaposi's sarcoma), kanker mulut rahim, kanker kelenjar
getah bening.
Apakah infeksi HIV itu ada stadium-stadiumnya ?
Ya. Stadium perkembangan infeksi HIV yaitu :
1. Stadium I : infeksi HIV yang belum memunculkan gejala, orang yang terinfeksi nampak
seperti orang lain yang sehat.
2. Stadium II : mulai timbul gejala-gejala di kulit dan mukosa (mukokutan), seperti sariawan,
dan infeksi saluran napas atas yang berulang-ulang.
3. Stadium III : diare kronik yang tidak diketahui penyebabnya selama lebih dari 1 bulan,
infeksi berat oleh bakteri, dan TBC paru.
4. Stadium IV : infeksi di otak, esofagus, trakea, bronkus, atau paru-paru, dan Kaposi's sarcoma
(stadium AIDS)
Minggu lalu saya periksa darah untuk mengetahui terinfeksi HIV atau tidak ke Rumah Sakit, hasilnya NEGATIF (Non-Reaktif), berarti saya "aman" dong...?!
Belum Tentu! Ada keadaan yang dinamakan 'Window Period' (waktu antara terjadinya infeksi awal sampai terbentuknya antibodi yang bisa terdeteksi di dalam darah), yang berkisar antara 6 - 12 bulan. Jadi bisa saja kalau kamu periksakan lagi 6 - 12 bulan kemudian, hasilnya menjadi POSITIF (Reaktif)!
Apa ada perbedaan resiko terinfeksi HIV sih, dikaitkan dengan role kita saat berhubungan seks (Top / Bottom) ?
Ada. Dengan asumsi hubungan seksual tsb tanpa kondom, maka perkiraan terjadinya infeksi per 10.000 paparan adalah :
- Hubungan seks melalui anus, yang jadi BOT (receptive) resikonya 50, yang jadi TOP(insertive) resikonya 6,5.
- Hubungan seks melalui vagina, yang jadi BOT (receptive) resikonya 10, yang jadi TOP
(insertive) resikonya 5.
- Hubungan seks melalui mulut, yang jadi BOT (receptive) resikonya 1, yang jadi TOP
(insertive) resikonya 0,5.
Apa memakai kondom bisa mencegah terinfeksi HIV ?
Yup. Berbagai penelitian membuktikan bahwa kondom efektif untuk mencegah tertular HIV dan infeksi menular seksual lainnya, asalkan selalu konsisten digunakan tiap kali berhubungan seks dan benar cara penggunaannya. Sebaiknya pilih kondom berbahan latex. Jangan melumasi kondom latex dengan pelumas berbahan dasar minyak, seperti petroleum jelly, minyak, atau mentega (hmm...ini kan bukan acara masak memasak!). Bila ingin pakai pelumas, pilihlah pelumas berbahan dasar air, mis. KY-Jelly.
Untuk wanita, tersedia kondom berbahan polyurethane, yang bisa dipakai bersama pelumas berbahan dasar minyak. Kondom wanita dilengkapi dengan cincin penahan. Dengan pemakaian konsisten, resiko tertular HIV bisa ditekan menjadi kurang dari 1%.
Apa AIDS sudah ada obatnya ?
Sampai saat ini obat yang ada ditujukan hanya untuk menghambat bertambah banyaknya HIV di dalam tubuh sehingga gejalanya bisa berkurang, dan harus diminum terus menerus. Obat itu dinamakan HAART (Highly Active Antiretroviral Therapy). Harga obat mahal sehingga pasien sering tidak sanggup membelinya.
Kalau vaksin untuk mencegah terinfeksi HIV sudah ada atau belum ?
Belum. Walaupun telah dilakukan penelitian > 20 tahun di berbagai pusat riset, namun belum ditemukan vaksin yang efektif untuk mencegah infeksi HIV pada manusia.
Apakah HIV bisa ditularkan melalui berpelukan dengan pengidap HIV/AIDS ?
Tidak. Itu konsep yang salah. Tiga konsep keliru yang sering timbul :
1. Penularan HIV bisa terjadi melalui kontak biasa.
SALAH, karena HIV tidak bisa ditularkan melalui berjabatan tangan, berpelukan, berciuman bibir, memakai peralatan makan bersama, memakai toilet bersama, atau melalui gigitan nyamuk.
2. Berhubungan seks dengan seorang perawan bisa menyembuhkan AIDS.
SALAH. Tidak ada dasar ilmiah dan logika yang mendukung.
3. HIV hanya menulari kaum homoseksual, biseksual, dan pengguna narkoba.
SALAH. Siapa pun bisa terkena infeksi HIV, tanpa memandang orientasi seksual, umur, jenis kelamin, agama, status sosial, dsb.
Apa yang harus aku lakukan agar terhindar dari infeksi HIV ?
Ada tips dari organisasi kesehatan dunia untuk mengurangi resiko terinfeksi HIV, yaitu prinsip ABC.
A = Abstinence, atau hindari melakukan aktivitas seksual, terutama untuk remaja.
B = Being faithful, setialah pada 1 partner seksual anda, bentuklah hubungan berkomitmen.
C = Condom use, gunakan selalu kondom saat berhubungan seks, terutama bagi yang beresiko.
See this touching campaign to promote condom using...
Use condom, or you'll regret !
video

2 Comments:

Blogger jp said...

Very informative... Thanks alot!!!

6:42 AM  
Blogger Are you my soulmate? said...

You're welcome... Thanks also for visiting my blog. Beware of HIV/AIDS, Bro!

5:59 PM  

Post a Comment

<< Home